Sabtu, 02 Desember 2017

IPPML Galang Dana Untuk Bencana Banjir Di Kec. Moutong



"Kecamatan Moutong berduka, dilanda banjir pada selasa, (28/11/17).  Banjir yang merendam 3 desa yaitu,  desa Moutong timur, desa moutong tengah dan desa lobu. Memakan korban 9 orang masih dalam pencarian, 1 orang yang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal".

Suasana dilampumerah Jl. Dewi Sartika
PALU - Sabtu (03/12), Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Lambunu ( IPPML ) Kecamatan Bolano Lambunu turun kejalan mengadakan penggalangan dana untuk bantuan korban banjir yang ada di Kecamatan Moutong. Aksi ini dinamai dengan aksi peduli "Dari IPPML Untuk Moutong".
Yang menjadi titik sasaran aksi ini,  dilampu merah Jln.  Dewi Sartika. Dengan berjumlahkan 16 orang anggota pengurus IPPML yang ikut turun langsung.  Aksi ini diinisiatif langsung oleh IPPML,  karena kepedulian seksama manusia yang membutuhkan bantuan kita.
Suasana dilampumerah Jl. Dewi Sartika
Menurut Rifki Ulhisam,  salah satu pengurus IPPML , aksi ini mereka lakukan,  " hari ini kami melakukan penggalangan dana untuk membantu saudara -  saudara kita yang ada di kecamatan Moutong, yang sangat membutuhkan ulur tangan kita untuk bisa meringankan beban saudara - saudara kita di moutong" .
Seli Mardianti Lagi Menyodor Dus Pengumpulan Uang Bantuan dari pengendara motor
"alhamdulillah hari ini dana yang terkumpul Rp. 2.321.500, dengan waktu 4 jam kami berdiri dijalan, kami juga sempat melakukan penggalangan dananya dianjungan Nusantara,  disana kami tdk lama. Rencananya besok kami akan turun kembali melakukan aksi ini, dengan anggota yang lebih banyak agara lebih efektif aksi yang kami lakukan esok hari" lanjutnya.
Nani DKK Lagi Menyodor Dus Pengumpulan Uang Bantuan dari pengendara mobil
Rifki Ulhisam juga menjelaskan mengenai penyaluran anggaranya ini akan diberikan kepada siapa,  yang bisa bertanggung jawab untuk menyalurkan langsung pada korban banjir tersebut.  " untuk penyaluaran anggaran, insyaallah kami akan turun langsung untuk memberikannya, entah nantinya kita akan berikan dalam bentuk barang ataupun fres many ( uang ). Jelasnya (Y/P) 

Seluru anggota IPPML yang turut serta dalam aksi peduli " dari lambunu untuk Moutong "

Selasa, 28 November 2017

Perbedaan Adalah Kekuatan

Kegiatan Pengkaderan PERKO IPPML Ankatan I

Kita harus akui bahwa negara indonesia adalah negara yang penuh dengan keragaman, bermacam – macam suku, ras, agama dan bahasa. Sehingga negara indonesia memiliki keunikan tersendiri bagi negara – negara yang ada di dunia ini. Hidup di negara indonesia begitu indah terasa, ketika kita mampu memahami kultur masyarakat di indonesia.

Dalam halnya tergabung dengan Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Lambunu Kecamtan Bolano Lambunu, kita dapat merasakan begitu indah hidup dan berproses bersama teman – teman yang masing – masing memiliki agama, suku dan bahasa daerah yang berbeda – beda. Saling mengisi dan mengajarkan kebudayaan masing – masing, sehingga semakin banyak pula pengetahuan kita tentang kebudayaan yang ada di indonesia khusunya di kecamtan bolano lambunu.

Rasa persaudaraan kita di IPPML begitu tersa indah, saling menghormati dan menghargai budaya masing – masing, tak ada saling menghujat satu sama lain, karena sesungguhnya kita satu, satu daerah dan pastinya satu negara indonesia. Kita juga diajarkan bagaimana cara untuk mempersatukan perbedaan yang ada diantar kita, dengan begitu banyak hal yang kita lakukan secara bersama – sama, sehinngga hal tersebut mampu mepererat persaudaraan dan tali silatu rahmi diantar kita.

Kekompakanpun terbentuk dengan sendirinya, saling tolong menolong dalam kesusahan, saling mengingatkan ketika diantara kita salah melangkah. Rasanya tak ada yang mampu membatasi kita dalam berhimpun, ketika kita mampu saling menerima perbedaan itu, seringkali kali diantara kita terjadi perbedaan pendapat saat mengambil/memutuskan sesuatu, namun semua itu masih bisa kita atasi dengan adanya musyawarah. Kita di IPPML sangat menjunjung tinggi asas persaudaraan, sehingga dalam penyelesaian masalah kita selalu memilih musyawarah, tidak hanya dalam menyelesaikan masalah, kitapun dalam mengambil keputusan dengan hasil musyawarah mufakat. Itu semua kita tanamkan dalam IPPML, agar kader – kader IPPML tidak saling mempertahankan egohnya, tapi lebih mempertimbangkan dan saling menerima pendapat dari orang lain.

Persaudaraan yang tercipta di IPPML adalah persaudaraan behineka tunggal ika, yang mana saling menghormati dan menghargai perbedaan, menjunjung dan menjaga keragaman yang ada. Kita sadari pentingnya persaudaraan itu terjaga, sehingga kita mampu menjaga keutuhan NKRI. Saat ini kita ketahui, banyak orang yang saling hujat menghujat, sehingga mudah saja terjadi perpecahan di negara ini, ketika itu kita tidak lagi mampu menjaga dan menumbuhkan kebudayaan saling menghargai dan menghormati satu sama lain, maka yakin dan percaya, perselisihan antar suku dan agama tidak akan pernah selesai.

Maka dengan itu, kita IPPML mengambil satu semboyan “ Perbedaan Adalah Kekuatan “. Yang mana semboyan tersebut, memiliki arti dan makna yang begitu dalam. Yang artinya, IPPML menjadikan perbedaan itu sebagai kekuatan untuk berbuat dan bergerak dalam menjalankan visi dan misi IPPML, karena kita meyakini bahwa ketika perbedaan itu mampu menyatu, maka pastikan akan menjadi kekuatan yang begitu dahsyat bagi IPPML untuk berbuat dan berkarya. Begitupun dengan negara indonesia, yang sebenarnya kita mampu bersaing dengan negara lain dengan menggunakan kekuatan tersebut.


“ Walaupun berat menerima perbedaan itu, namun perbedaan itulah yang membuat hidup kita lebih dewasa dan Hentikan saling menghujat, karena kita adalah satu, satu nusa, satu bangsa dan satu tanah air indonesia “

Ditulis Oleh : Yahya P J

Pemuda IPPML Dalam Membangun Daerah


PEMUDA merupakan generasi penerus sebuah bangsa, kader bangsa, kader masyarakat dan kader keluarga. Pemuda juga berperan dalam perang kemerdekaan untuk merebut  Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. Adalah Bung Tomo, seorang pemuda bersama arek-arek Surabaya.

Pada 10 November 1945, di Kota Surabaya, Bung Tomo telah memimpin perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing, setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Merupakan pertempuran  terbesar dan terberat dalam sejarah revolusi Nasional Indonesia, yang menjadi simbol nasional perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.
“Kader IPPML harus selalu diidentikan dengan perubahan. Betapa tidak, peran pemuda dalam membangun bangsa pada khusunya daerah, peran pemuda dalam menegakkan keadilan, peran pemuda yang menolak kekuasaan”.

pemuda-pemuda IPPML yang tak kenal waktu, yang selalu berjuang dengan penuh semangat, biarpun jiwa raga menjadi taruhannya. Indonesia merdeka berkat pemuda-pemuda Indonesia yang berjuang, seperti Ir Soekarno, Moh Hatta, Sutan Syahrir, Bung Tomo, dan lain-lain dengan penuh semangat perjuangan.

Gerakan pemuda IPPML sebagai gerakan civil society, yang akan terus menempatkan pemuda pada posisi pelatuk, sekaligus pengawal perubahan. Semangat inilah semestinya terus terjaga dalam setiap gerakan pemuda IPPML, tidak boleh luntur dalam diri setiap kader IPPML.

Pemuda IPPML jika didefinisikan sebagai masyarakat (social human) yang memiliki kesadaran organik, dan senantiasa bergerak dalam kerangka kelembagaan. Pada era desentralisasi ini, semestinya pemuda dapat menginternalisasi kembali efektifitas gerakannya. Sebagai jawaban atas peran apa yang semestinya diambil oleh pemuda dalam mengisi pembangunan daerah, pemuda perlu mereposisi, dan mendefinisikan ulang gerakannya.

Posisi pemuda IPPML yang sangat strategis dalam pembangunan daerah, lebih jauh harus diturunkan dalam bentuk lebih nyata. Seperti sifat, “primordialnya” (lahiriahnya) pemuda yang pada puncak mobilitas gerakan paling tinggi, sangat berpeluang mengisi peran perekat antar wilayah. Peran mengintegrasikan elemen masyarakat daerah dalam pembangunan, juga menjadi pilihan yang seharusnya mampu dilakukan dengan baik.

Pola gerakan yang memadukan antara mobilisasi kepentingan masyarakat ke dalam kebijakan pembangunan daerah (pendampingan/pemberdayaan) politik masyarakat lokal, dan kontrol, sekaligus peningkatan kapasitas aparat pemerintah daerah, tidak mustahil untuk menjadi pilihan gerakan pemuda IPPML pada tingkat lokalitas.

Pemuda IPPML dan pembangunan daerah, sejalan dengan semangat desentralisasi, dengan pelimpahan kekuasaan dan wewenang yang lebih luas kepada pemerintah daerah, membuka kesempatan bagi setiap masyarakat mengisi pembangunan daerah.

Pemuda sebagai elemen penting masyarakat dalam pembangunan daerah, sudah sepatutnya memaknai dan mewarnai setiap kebijakan pembangunan daerah. Disinilah pentingnya pemuda IPPML memposisikan diri dan mengambil peran-peran strategis dalam pembangunan daerah saat ini.

Dalam perjalanan teman - teman IPPML dari berdirinya IPPML tahun 2016, pemuda IPPML dalam posisi sebagai pelopor pembaharuan, pelatuk perubahan sekaligus pengawal perubahan. Semangat perubahan yang menjiwai semangat desentralisasi, mestinya menemukan titik yang sama dengan peran yang telah melekat dalam diri pemuda IPPML.

Menerjemahkan peran-peran strategis yang memberi konstribusi bagi percepatan pembangunan daerah, menjadi pilihan yang tidak boleh berlalu, tanpa pemaknaan dari pemuda. Praktik desentralisasi yang sering kali tidak tepat diterjemahkan oleh pemerintah daerah, perlu terus mendapat kontrol dari masyarakat. Maka, Pilihan sebagai oposisi (pengontrol kebijakan) dalam setiap kebijakan pembangunan daerah, juga merupakan pilihan strategis bagi pemuda IPPML.

Sepatutnya, pemuda IPPML tidak lagi hanya dalam posisi berpangku tangan atau menunggu inisiasi dari pemerintah daerah untuk bersama-sama berperan mengisi pembangunan daerah. Menginisiasi dan mendorong konsep pembangunan daerah dalam era desentralisasi ini, sangat terbuka bagi pemuda IPPML.

Pemuda IPPML yang mampu membaca tanda-tanda zamannya, sekecamatan Bolano Lambunu telah berada pada pilihan penguatan kelembagaan lokal, guna mendorong kesadaran semua elemen masyarakat dan pemuda untuk terlibat aktif mendorong percepatan pembangunan daerah.


Kita sebagai pemuda IPPML harus menyadari bahwa, harapan dan cita-cita kemerdekaan akan kedaulatan sepenuhnya untuk rakyat, dengan semangat demokrasi oleh dan untuk rakyat, di era desentralisasi ini, ada dipundak para pemuda. mari bangkit bersatu dan berkomitmen “ SAATNYA PEMUDA IPPML MENJADI GARDA PERUBAHAN BAGI DAERAH ”.

Ditulis Oleh : Yahya P J

Kader IPPML Sebagai Garda Perubahan

Pengukuhan Pengurus Baru IPPML Kec. Bolano Lambunu
Hari ini kita berfikir dan selalu berkeinginan untuk melakukan perubahan pada diri kita sendiri, dengan berbagi macam cara dengan tujuan masing – masing. tentu tidak pernah lepas dengan kepentingan kita kepdepannya. Dalam organisasisi IPPML ini kita dituntut untuk menjadi  kader yang mampu membawa perubahan pada daerah. Tentu denagan tuntutan itu tidaklah muda untuk kita lakukan secepatnya, kita juga butuh yang namanya pembelajaran terlebih dahulu, maka dari itu kader IPPML harus mampu berproses sampai dengan selesai pada tahap terakhir pengkaderan, karena dari situlah kalian akan mendapatkan banyak pengetahuan dan banyak ilmu untuk melakukan perubahan pada daerah.

Cita – cita IPPML adalah menjadi organisasi kepemudaan yang besar dan mampu membawa perubahan bagi daerahnya. Untuk mewujudkan cita – cita tersebut, tentunya kita harus mampu mengkualitaskan para kader – kader IPPML, karena pendorong utamanya adalah kader –kader yang berkualitas, sehingga mampu melakukan trobosan – trobosan pada daerah ( memberikan apa yang dibutuhkan daerahnya ). Maka dari itu pentingnya kita membangun dan menumbuhkan kesadaran pada kader - kader IPPML, bahwasannya daerah sangat membutuhkan peran dari pemuda – pemudanya.

Bagaimana caranya menjadikan kader – kader IPPML sebagai garda terdepan untuk perubahan daerahnya ? dengan pertanyaan tersebut, tentu memberikan kita tantangan menjadi kader IPPML. Kita ketahui, garda adalah cara atau perbuatan nyata kita untuk berbuat sesuatu/perubahan pada satu daerah dan mengawal/mendukung perbuhan yang dilakukan oleh daerah tersebut. Pada dasarnya kita sebagai pemuda sangat menginginkan yang namanya perubahan, namun kader IPPML tidak hanya sekedar menginginkan saja, ia harus menjadi pelaku utama dalam perubahan tersebut.
Perubahan yang dimaksud adalah perbuatan nyata yang dilakukan oleh kader – kader IPPML, yang ikut terjun langsung dalam pengembangan daerah, dari segi Sosial, Ekonomi  dan Pendidikan. Perencanaan tidak cukup jika tidak dilakukan tindakan nyata, karena akan sia – sia sebuah rencana jika hanya menjadi sebuah angan/mimpi semata. Hari ini masyarakat kita tidak butuh lagi banyak teori, namun mereka sangat membutuhkan perbuatan yang langsung kita lakukan pada daerah, mereka sudah bosan dengan janji – janji politik yang diberikan oleh elit – elit politik. Maka dari itu, sangat dibutuhkan pergerakan dari kader – kader IPPML untuk mampu menjawab semua kegundahan yang ada dimasyarakat.
Tidak usaha kita memikirkan perubahan yang begitu besar, dalam hal kecil saja sudah bisa dikatakan perubahan, contohnya : Keder IPPML mampu merangkul semua pemuda/pemudi untuk berkarya dan berkreatifitas, sehingga aktivitas – aktivitas pemuda/i yang tidak berguna menjadi bernilai, misalnya dalam kerajinan tangan ataupun dalam bidang olahraga, karena kita ketahui bersama, daerah kita sangat berpotensi untuk sumberdaya alamnya, cuman dikarenakan keterbatasan ilmu untuk mengolahnya, sehingga sumber daya alam tersebut hanya terbuang sia – sia. Maka dari itulah kader IPPML dituntut harus mampu memberikan solusi terhadap masalah tersebut.

Kenapa harus kader IPPML yang melakukan perubahan terhadap daerah ? padahal banyak pemuda – pemuda lainnya !. saya berfikir kenapa harus kader IPPML, bukan pemuda – pemuda yang lain, karena saya percaya bahwa kader – kader IPPML sudah terlatih dan terdidik dengan baik, pembelajaran yang didapatkan dalam berproses di IPPML sudah sangat banyak, di IPPML para kader diajarkan bagaimana mampu berkonsep dan merancang suatu program/kegiatan yang nantinya mereka sendiri akan melaksanakannya. Mereka juga diajarkan bagaimana menghadapi masyarakat dan beradaptasi dengan masyarakat, agar mereka tau apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Dari pembelajaran dan pengalaman yang mereka dapatkan itulah yang akan mampu menumbuhkan rasa percaya diri mereka untuk melakukan sesuatu perubahan didaerah.

Jadi, tidak ada lagi keraguan bagi kalian kader – kader IPPML untuk melakukan perubahan, kalian harus sadari, bahwa hanya kalianlah yang sadar akan pentingnya kembali kedaerah dan melakukan pembenahan pada daerah. Tak ada lagi yang bisa kita harapkan selain kita yang sudah mengetahuinya, mengapa harus mengharpkan orang lain, ketika kita sudah mampu melakukannya. Keyakinan dan tekat kita sudah menjadi pondasi untuk berbuat, karena kita tidak lagi berfikir dari keterbatasan yang kita miliki, tetapi kita berfikir bagaimana kita sebagai kader IPPML harus mampu berkontribusi untuk daerah dan negara ini.


“ Tindakan tidak dinilai dari besar atau kecilnya, namun bermanfaatnya atau tidak”

Ditulis oleh : Yahya P J

Minggu, 02 Juli 2017

Resmi Terbentuk Pengurus Cabang dan Pengurus Koordinasi IPPML Kec. Bolano Lambunu

IPPML resmi bentuk pengurus cabang Gorontalo dan pengurus Koordinasi pada sabtu,  01/07/2017 kantor kecamatan bolano lambunu.


Pada pertemuan atau Rapat besar pengurus IPPML sabtu itu,  dengan mengagendakan Hal bil hal,  pembentukan PC dan PK. Dihadiri 32 orang pemuda pelajar dan mahasiswa sekaligus dengan pengurus besar IPPML.

Selesainya agenda Hal Bil Hal,  Rapat dilanjutkan dengan Pembentukan PC dan PK,  sebulum ketua umum IPPML Yahya prianto Resmikan pembentuka PC dan PK tersebut,  terlebih dahulu Pengurus PB mensosialisakan AD dan ART IPPML.  Agar semua pengurus tau aturan untuk menjalakan organisasi IPPML ini.

Setelah ketua umum menyatakn bahwa PC gorontalo dan PK IPPMl resmj di bentuk,  ada sepata kata yang disampaikan oleh ketua umum IPPML untuk teman PC dan PK.  Tidak lain adalah harapan dari ketua Umum untuk kedepannya organisasi IPPML ini.



"harapan saya dengan terbentuknya PC dan PK ini,  bisa membantu PB mengorganisir Pemuda Pelajar dan Mahsiswa dimanapun berada, tidak hanya itu,  saya juga sangat mengharapakan kerja sama teman - teman pengurus untuk saling membantu menbesarkan organisasi ini lewat potensi - potensi teman - teman pengurus,  karena dari potensi yang kalian miliki itu mampu membantu perkembangan dan perubahan di daerah Kecamatan Bolano Lambunu ini." Kata Yahya dalam sambutannya.

"sebagai pemuda atau anak daerah harus mampu menjadi orang yang terdepan untuk memperjuangkan daerahnya,  karena kalau bukan kita,  siapa lagi yang kita harapkan untuk melanjutkan tonggak perjuang orang tua kita, denagan adanya organisasi IPPML ini tentu menjadi wadah kita pemuda dan masyarakat untuk menampung aspirasi - aspirasi dan ide - ide yang bisa merubah daerah kita ini lebih maju. " Tambah yahya di akhir sambutannya.

Penulis : Yahya Belike

Jumat, 09 Juni 2017

Rapat Dan Sekaligus Buka Bersama Pengurus IPPML


PALU- Jum'at 09/06/17. Perencanaan BUKBER IPPML akhirnya terlaksana juga, dengan beberapa orang pengurus IPPML yang sempatkan waktunya untuk menghadiri Bukber tersebut. Terlihat dari wajah - wajah mereka yang sangat bahagia saat bertemu dengan teman - teman pengurus, dari sekitar 1 bulanan tidak pernah lagi berkumpul.

Bukber kali ini tidak hanya sekedar bukber biasa saja, namun kesempatan ini mereka gunakan untuk meraptkan playning mereka setelah pulang kampung nanti pada tanggal 18 mendatang. Ada  beberapa perencanaan kegiatan penting yang mereka siapkan, yaitu salah satunya, menyambut hari Kemenangan bagi umat muslim ( Hari Raya Idul Fitrih ) IPPML akan melaksanak Takbir Akbar sekecamatan Bolano Lambunu, kegiatan Takbir Akbar ini akan bekerja sama dengan seluruh desa yang ada di Kecamatan Bolano Lambunu untuk mengumpulkan masa dan obor untuk meramaikan Takbir Akbar tersebut.

Kagiatan Takbir Akbar ini bertujuan untuk mempersatukan Pemuda dan Masyarakat Bolano Lambunu, agar lebih mempererat silatuhrahmi satu sama lain, dan juga Takbir Akbar memakai obor ini mempunyai filosofi sendri, yaitu IPPML mencoba mengingatkan kembali tradisi - tradisi orang tua dulu saat pawai mengunakan obor. Tentu kegiatan ini menjadi harapan IPPML untuk mampu mempersatukan pemuda dan masyakat saat ini, seperti yang kita ketahui, pemuda - pemuda Boalno Lambunu saat ini yang belum mempunyai satu kesatuan ataupun belum mempunyai suatu wadah yang mampu mempersatukan mereka.

Besar harapan IPPML terhadap masyarakat Bolano Lambunu, agar kiranya bisa mendukung sepenuhnya dan ikut berpartisipasi dikegiatan ini. Agar kegiatan ini berjalan sesuai dngan apa yang mereka inginkan.

Penulis : Yahya Prianto

Minggu, 28 Mei 2017

IPPML Tetapkan Konsep Pengkaderan Tahun 2017

Palu , 29/05/2017. Terjadi perdebatan antara beberapa pengurus mengenai konsep Pengkaderan Perdana IPPML tahun 2017 ini. Diantranya Ketua Umum ( Yahya Prianto ), Wakil Ketua Umum ( Sarifudin ), Ketua Panitia ( Moh. Faisal ), Koordinator DANUS ( Rifki Ulhisam ) dan Koordinator Kesekretariatan ( Sumar Moh. Nur ), dalam perdebatan tersebut Ketum IPPML, mencoba menawarkan konsep pengkaderan yang Simple dan tidak memakan waktu lama, tentunya juga tidak memakai biaya yang terlalu besar. Namun Ketua panitia pengkaderan juga mempunyai konsep yang berbeda dengan yang di tawarkan oleh Ketua Umum IPPML, Ketua panitia menawarkan sesuai dengan apa yang sudah di tetapkan pada program kerja sebelumnya.

Perdebadatanpun berjalan sekitar 3 jam lebih, Wakil ketua umum Sarifudin, Rifki Ulhisam dan Sumar mencoba mencari jalan tengahnya dan mencoba merasionalkan kedua pendapat yang berbeda, karena melihat perdebatan yang begitu mulai memanas antara ketua umum dan ketua panitia, mereka langsung mengambil jalan tengahnya, agar apa yang di inginkan oleh kedua pihak dapat terelisasikan dalam pengkaderan tersebut.

"malam ini kita berkumpul dan duduk disini, untuk mendiskusikan kedapannya pergerakan kader - kader IPPML, jadi saya sangat mengharapkan kepada teman - teman agar bisa menuangkan ide - ide yang yang berpotensi untuk pengkaderan perdana IPPML ini, karena kesepakatan kita malam ini akan menjadi acuan teman - teman pengusrus IPPML kedepannya untuk melakukan pengkaderan" ujar Yahya Prianto.

Pada akhirnya Konsep pengkaderan IPPML tahun 2017 yang di sepakati ada 3 tahap, sebagaiu berikut :
1. Penerimaan Calon Pengurus
    Penerimaan calon pengurus ini, teman yang akan menjadi calon pengurus IPPML, akan mendaptkan Tiga Materi, yaitu : (1). Sejara IPPML, (2). Nilai Dasar Perjuangan (NDP), (3). Loyalitas IPPML.

2. Diksar ( Evaluasi )
    Diksar ( Evalusi ), setelah teman - teman melalui tahap Penerimaan Calon Pengurus, teman- teman akan melanjutkan tahap Diksar ( Evaluasi ), ditahap ini akan diadaka Pos perpos untuk melakukan evaluasi meteri yang sudah di dapatkan di tahap 1, pos diantaranya : (1) Pos Sejarah IPPML, (2). Pos NDP, (3). Pos Loyalitas,(4). Pos Mars IPPML.
Setelah melewati Pos perpos, teman - teman akan dikukuhkan dengan di rangkaikan pemasangan Skraf dan akhir dari Diksar ( Evaluasi ) akan ada Muhasabah ( Renungan ).

3. Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDK )
    Di LDK ini teman - teman akan mendapakat materi - materi tentang oarganisasi IPPML dan kepemimpinan di IPPML. Tentunya tahapan akhir ini lah fainal dari pengkaderan di IPPML. diLDK ini teman akan mendapatkan 6 materi, yaitu : (10). Kepemimpinan, (2). Manajemen dan Organisasi, (3). Administrasi, (4). Problematika Organisasi, (5). Persidangan, (6). Pola Komunikasi.


Terlepas dari perdebatan Konsep pengkaderan yang telah di sepakati oleh teman - teman pengurus yang hadir pada malam itu, kemudian teman - teman melanjutkan diskusinya mengenai mekanisme pada saat di lapangan nanti.




Penerbit Uang Elektronik Kembangkan Model Bisnis Baru

JAKARTA – Bank penerbit uang elektronik mempertimbangkan model bisnis baru uang elektronik agar lebih menarik bagi penerbit.

Direktur Digital Banking dan Teknologi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Rico Usthavia Frans mengatakan bank-bank penerbit uang elektronik yang tergabung dalam Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) telah berdiskusi dengan Bank Indonesia mengenai konsep pembagian investasi terkait dengan infrastruktur alias infrastructure sharing.

Dengan konsep ini, bank penerbit dapat membagi biaya investasi pengadaan infrastruktur dengan bank lainnya sehingga dapat menekan biaya. Bank pemilik infrastruktur yang sudah ada dapat membagi biaya pemeliharaan dengan bank lain yang memanfaatkan infrastruktur yang dimilikinya. Demikian pula, bank dapat memangkas biaya investasi karena saling berbagi dengan bank lain.

“Sehingga bank-bank issuer uang elektronik bisa pakai infrastruktur yang sudah ada,” tuturnya, Minggu (28/5/2017).

Bank Mandiri membidik pertumbuhan nilai transaksi dan jumlah kartu uang elektronik sebesar 30% dibandingkan tahun lalu.

Adapun, volume transaksi uang elektronik di emiten perbankan berkode saham BMRI itu pada akhir 2016 tercatat sebanyak 400 juta transaksi. Sementara itu, jumlah kartu uang elektronik pada periode yang sama adalah sebanyak 9 juta kartu.

E-Money, produk uang elektronik yang dilincurkan Bank Mandiri pada 2009 lalu mencatatkan nilai transaksi senilai Rp300 miliar per bulan per Desember 2016, dengan jumlah transaksi sebanyak 30 juta kali.
Kenaikan volume maupun jumlah transaksi E-money didorong kerja sama dengan proyek-proyek infrastruktur dan sektor transportasi seperti tol dan kereta api dengan pangsa pasar 65%. Uang elektronik terbitan Bank Mandiri juga dapat digunakan untuk bertransaksi di 949 merchant dengan jumlah outlet lebih dari 52.000 unit. 

Sepenggal Cerita Aksi 212 Akan Diadaptasi ke Film Fiksi

(Foto: Metrotvnews.com/Purba Wirastama)
Sepenggal cerita aksi massa 212 akan diadaptasi ke film fiksi layar lebar dengan judul 212: The Power of Love.  Berlatar aksi massa yang digelar di Jakarta pada Jumat 2 Desember 2016 oleh Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), kisah film akan mengikuti perjalanan relasi seorang anak dengan ayahnya yang merupakan peserta aksi.

Secara garis besar, narasi film mengikuti tokoh jurnalis muda yang awalnya meragukan rangkaian aksi sejumlah organisasi massa Islam. Namun kemudian mengalami perubahan sikap setelah menemani ayahnya yang mengikuti salah satu aksi tersebut.
"Aksi 212 sebenarnya hanya (sebagai) background saja. Cerita yang ingin disampaikan cerita cinta. Perjalanan seorang anak dan bapak yang akhirnya menjadi perjalanan penuh cinta, yang sangat bersejarah bagi mereka. Awalnya bermusuhan luar biasa," kata Jastis Arimba kepada Metrotvnews.com  dalam jumpa pers di Abuella Cafe, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa 23 Mei 2017.

Skenario ditulis oleh Jastis (doku Indonesia XXL) bersama Ali Eunoia (doku Rindu Sang Murabbi). Jastis juga menjadi produser sekaligus sutradara. Helvy Tiana Rosa dipercaya untuk supervisi naskah. Sementara, Ustaz Erick Yusuf menjadi produser konsultasi. Produksi dilakukan di bawah naungan Warna Pictures. Dana yang dianggarkan berkisar antara Rp1-5 miliar.

Fauzi Baadila (9 Naga, Lost In Papua) akan menjadi pemeran utama. Ustaz Erick juga turut menjadi pemeran pendukung, bersama Asma Nadia adik Helvy, Adhin Abdul Hakim, Hammas Syahid, Meyda Sefira, dan Cholidil Assadil Alam.

"Saya lebih dari tertarik, sangat tertarik, bergabung di produksi ini. Peran (saya) sebagai Rahmat. Saya mungkin mewakili umat Muslim yang kadang masih abu-abu. Ada kalanya kita harus berprinsip, bersikap, kalau ada suatu keadaan-keadaan tertentu," kata Fauzi.

Tokoh Rahmat adalah jurnalis yang meyakini bahwa serangkaian aksi massa terkait polemik rekaman pidato Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama di kepulauan Seribu, hanyalah aksi yang ditunggangi oleh gerakan politik semata demi perebutan kekuasaan. Sementara, ayahnya yakin bahwa aksi tersebut merupakan wujud kecintaan dan pembelaan terhadap agama Islam. Ayah Rahmat adalah pemuka agama di kampung halaman yang dikenal keras dan konservatif.

"Rahmat itu sosok karakter fiktif yang saya buat, yang latar belakangnya ada dalam kisah-kisah personal yang saya temukan di 212," ujar Jastis.

Setelah ibunya meninggal, Rahmat harus pulang ke kampung. Dia bersitegang dengan ayahnya yang memaksa diri ingin ikut aksi lanjutan pada 2 Desember 2016. Ayah Rahmat bahkan menggerakkan massa untuk pergi ke Jakarta.

"Pada akhirnya, Rahmat mau tidak mau terjebak dalam situasi, sebagai anak, dia harus menjaga bapaknya. Sebagai anak satu-satunya, lihat bapaknya udah tua, sebenci-benci anak terhadap orangtua, dia memutuskan untuk menemani (ayahnya melakukan aksi di Jakarta)," kata Jastis.

Menurut Jastis, titik fokus narasi memang hanya pada aksi 212 sebagai aksi damai. Pengambilan gambar tidak dilakukan menyeluruh. Sebagian akan memakai footage tayangan yang sudah ada, terutama jutaan massa dalam aksi 212 dan konteks penggerak tindakan ayah Rahmat. Sosok Basuki juga dimunculkan dalam narasi, tetapi hanya sekilas lewat footage pemberitaan.

"Pemicu itu digambarkan sebagai gambaran dari berita saja, montase, cuplikan-cuplikan berita. Gambaran bahwa ada salah satu orang yang akhirnya melakukan, akhirnya terdakwa, faktanya hari ini dihukum. Itu hanya digambarkan sebagai latar belakang yang sangat sederhana sekali," ujar Jastis.

Kendati rangkaian aksi massa berangka menuai berbagai pro kontra terutama soal wacana besarnya, Jastis menyanggah penilaian film 212: The Power of Love  sebagai suatu gerakan politik.

"Film ini bukan tentang gerakan politik, atau kisah cinta biasa, melainkan hubungan antar manusia dan cinta manusia dengan Tuhannya yang terangkai dalam momen 212," kata Jastis.

Proses produksi akan dimulai pada akhir Juni 2017 setelah hari raya Idul Fitri dan syuting dilakukan selama sekitar 20 hari. Film dijadwalkan tayang pada akhir tahun ini.

Sumber : METRO TV

(DEV)

Narkoba Asal China Banyak Diselundupkan ke Indonesia

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tenggara memerlihatkan barang bukti sabu-sabu yang disita dari pemiliknya berinisial AN, di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (30/3). - Antara/Jojon

Gerakan Nasional Anti Narkotika Sumatra Utara meminta kepada Badan Narkotika Nasional, agar dapat menekan hingga sekecil mungkin kegiatan penyelundupan narkoba asal China yang masuk ke Indonesia.
"Sebab selama ini, narkoba jenis sabu-sabu asal China banyak yang diseludupkan ke Tanah Air," kata Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sumut, Hamdani Harahap, Minggu (28/5/2017).
Selain itu, menurut dia, sindikat narkotika asal China, juga banyak berada di Indonesia untuk menjalankan bisnis "haram" yang ilegal, dan dilarang oleh Pemerintah.

"Hal tersebut, dibuktikan karena banyaknya narkoba asal China yang diseludupkan ke Indonesia, dan berhasil disita petugas Badan Narkotika Nasional (BNN), Polri, serta Bea dan Cukai," ujar Hamdani.
Ia menyebutkan, kerja sama BNN dengan Komisi Nasional Pengendalian Narkotika China (National Narcotics Control Commission of China/NNCC) merupakan langkah yang sangat tepat.
Dengan adanya kerja sama antarkedua negara tersebut, BNN dapat lebih mudah memantau pergerakan narkoba dari Negeri "Tirai Bambu" yang diselundupkan ke Indonesia.

"Kemudian, BNN dapat mengetahui dengan jelas dari NNCC mengenai kelompok atau jaringan penyelundupan narkoba dari negara tersebut, yang selama ini menjadi pemasok obat-obat berbahaya itu ke Indonesis," ucapnya.

Hamdani menambahkan, BNN juga bisa mendata nama-nama mafia narkoba dari Tiongkok, dan perwakilan mereka yang berada di Asia Tenggara, maupun Indonesia.
Hal ini dilakukan dan bertujuan untuk memudahkan pencegahan masuknya barang terlarang tersebut ke Indonesia.

Narkoba yang sering masuk ke Indonesia, banyak berasal dari Tiongkok, sebelumnya dari Thailand, Malaysia dan beberapa negara lainnya.

"Kerja sama BNN-NNCC dapat lebih ditingkatkan dalam mengatasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di kedua negara tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) menerima kunjungan Komisi Nasional Pengendalian Narkotika (National Narcotics Control Commission of China/NNCC) terkait pemberantasan narkoba.
Delegasi NNCC dipimpin Lan Weihong, Deputy Secretary - General NNCC, yang diterima langsung oleh Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso yang akrab dipanggil Buwas di Jakarta, Rabu.
Lan Weihong memberikan apresiasi atas sambutan Kepala BNN atas kunjungan delegasi NNCC. Menurut dia, meskipun sangat singkat, banyak informasi yang didapatkan terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang dapat ditindaklanjuti penanganan dan pencegahannya.

Kemudian kedua belah pihak membahas permasalahan narkotika kedua negara, yaitu tentang pertukaran informasi intelijen serta penyelundupan narkotika yang diketahui bahwa sindikat narkotika Tiongkok banyak menyelundupkan narkotika jenis shabu.

Sumber : Antara

Sabtu, 27 Mei 2017

Bedanya Puasa di Kampung Halaman dengan di Perantauan


Ini Lho Bedanya Puasa di Kampung Halaman dengan di Perantauan

Ini Lho Bedanya Puasa di Kampung Halaman dengan di Perantauan


Semua orang pasti menginginkan untuk menjalani puasa di Bulan Ramadhan bersama dengan keluarga tercinta. Namun sayang, tidak semua dapat menghabiskan Bulan Ramadhan di kampung halaman. Bagi sebagian orang, terdapat keadaan yang memaksanya untuk menjalani Bulan Ramadhan jauh dari keluarga. Misalnya saja para mahasiswa yang sedang merantau. Saat inilah terkadang menjadi ujian tersendiri. Apalagi untuk mahasiswa semester awal yang belum lama menjalani hidup jauh dari orang tua.
Dalam keadaan seperti itu, terjadi gejolak hati yang luar biasa karena menghadapi kondisi yang sangat berbeda dengan Ramadhan di tahun-tahun sebelumnya ketika masih bersama orang tua. IsiGood merangkum 6 perbedaan yang dirasakan oleh kami, para perantau yang menjalani ibadah jauh dari keluarga.
Saat di Rumah…

Sahur ada yang bangunin


Enaknya sahur bareng keluarga (abiummi.com)
Saat di rumah, ada orang tua yang selalu perhatian dengan kita. Kita akan dibangunkan ketika masuk waktu sahur. Beda dengan saat kita merantau. Kita harus bertanggungjawab atas diri sendiri. Bangun-bangun sendiri. Momen yang paling sedih adalah tatkala  kita terlambat bangun sahur dan tidak ada teman kos yang membangunkan. Saat itu kita akan merasa sangat ingin pulang dan berpuasa dengan orang tua.

Bangun sahur makanan sudah siap


Hidangan sahur yang disiapkan ibu (grosirfrutablend.com)
Hampir semua orang tua tidak tega membangunkan anaknya sebelum hidangan sahur siap dihidangkan. Oleh karena itu, saat kita dibangunkan, makanan biasanya sudah siap di meja dan tinggal menyantapnya. Beda dengan di perantauan. Siapa yang mau masakin. Kita harus bangkit dari kamar dan berusaha sendiri mencari hidangan sahur. Terkadang kita harus pergi keluar melawan udara dingin yang menusuk, untuk membeli sebungkus nasi. Kalau tidak begitu, mana bisa kita sahur?

Lebih semangat beribadah


Semangat shalat tarawih (cdn.tmpo.co)
Di rumah ada orang tua yang siap ngomelin kita jika kita malas-malasan untuk beribadah. Selain itu,  orang tua juga selalu mengingatkan kita untuk mengaji. Juga memarahi kita ketika malas shalat tarawih. Nah kalau di rantau, kita jadi seenaknya. Mau tarawih ataupun tidak tarawih, suka-suka kita. Mau tidak mengaji pun tidak ada yang ngomel. Ini bisa membuat kualitas ibadah kita jadi turun daripada saat masih bersama orang tua.

Suasananya mengingatkan kita pada masa kecil


Bertemu dengan teman sewaktu kecil (farm4.static.flickr.com)
Iya kan, kampung halaman itu menyimpan kenangan-kenangan masa lalu. Ada teman sepermainan waktu kecil. Ada masjid tempat kita belajar mengaji dulu. Ada lapangan bola tempat kita bermain sambil menunggu adzan Maghrib. Ada jalanan yang biasa kita telusuri setelah subuh. Ada alunan Tilawah ataupun Qasidah dari kaset yang selalu di putar di masjid dekat rumah setiap bulan puasa. Ada banyak hal lain yang hanya ada di kampung halaman dan tidak kita temukan lagi disini, tanah rantau. Aduh, kangennya!

Menu buka bervariasi dan lengkap


Ada kolak, es buah, gorengan dan lain sebagainya (static.republika.co.id)
Nah ini nih, yang paling terasa. Saat di rumah, ibu biasanya bertanya kepada kita tentang menu apa yang ingin kita makan untuk buka. Sehingga, saat buka puasa, semuanya lengkap tersedia di meja. Es buah, kolak, gorengan, juga sayur yang rasanya lidah kita banget. Sedangkan kalau di rantau, menu makanan buka puasa tidak variatif karena biasanya kita membeli makanan di warung langganan yang masakannya sudah tertebak. Gorengan dan es buah juga tidak selalu ada. Maklum, anak rantau identik dengan kehidupan yang prihatin.

Tarawih dengan orang-orang terdekat


Kehangatan tarawih bersama keluarga (a.okezone.com)
Kalau di kampung halaman, kita akan tarawih di masjid yang sudah sangat akrab dengan kita. Jamaahnya juga sudah kita kenal lama. Sehingga, kehangatan dan kedekatan lebih terasa. Tapi saat di perantauan, kita akan lebih banyak bertarawih dengan orang-orang baru. Walaupun tidak sama sekali mengurangi keutamaan ibadah, keadaan seperti ini terkadang membuat kita homesick parah!
Sahabat IsiGood, itulah rasanya jika kita menjalani hari-hari di Bulan Ramadhan jauh dari orang tua. Rasanya sepi, sedih dan berasa ada yang kurang. Adakalanya kita merasakan rindu tidak tertahan sehingga ingin berlari pulang.  Tapi apapun itu, kita harus selalu ingat bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Bulan yang hanya kita temui satu kali dalam setahun. Bulan yang belum tentu kita jumpai lagi di tahun-tahun berikutnya. Maka, yuk bersemangatlah dalam kondisi sulit ini !

Pengumuman SBMPTN 2017 mulai tanggal 13 Juni 2017 pukul 14.00 WIB

Pengumuman hasil seleksi SBMPTN dapat diakses melalui laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id  dan laman mirror di beberapa PTN mulai tanggal 13 Juni 2017 pukul 14.00 WIB.
Teman - teman juga dapat melihat tata cara melihat pengumuman  pada web di bawa ini :
http://www.pendaftaranonline.web.id/2015/08/pengumuman-hasil-seleksi-sbmptn.html

Selasa, 23 Mei 2017

Penerimaan Pengurus Baru IPMML KEC. BOLAM


IPMML: KEC. BOLAM, akan mengadakan Penerimaan Pengurus Baru Periode 2017-2018 untuk wilayah kota Palu SUL-TENG. dengan mengangkat tema "Mengembangkan SDM Melalui Pengkaderan Untuk Mewujudkan kader IPPML KEC.BOLAM yang berkualitas dan berdaya saing”, dan bertujuan
  1. Menciptakan kader IPPML KEC. BOLAM yang berkualitas dan berdaya saing. 
  2. Membentuk pola pikir Pemuda Pelajar dan Mahasiswa yang akan menjadi potensi dasar untuk menjadi subjek perubahan. 
  3. Untuk melanjutkan roda kepengurusan IPPML KEC. BOLAM.
Penerimaan Pengurus Baru ini adalah salah satu kegiatan perdana pengkaderan IPPML KEC. BOLAM yang di laksanakan Devisi Pengembangan Organisasi Dan Kaderisasi (POK). Tentu ini menjadi harapan kami pengurus IPMML kepada teman - teman Kecamatan Bolano Lambunu agar kiranya dapat mengikuti kegiatan ini, demi terwujudnya visi & misi IPPML.                                                              
Untuk teman - teman yang ingin mengikuti kegiatan Penerimaan Pengurus Baru IPPML Kec. BOLAM 2017, dapat didownload pada situs di bawah ini

Senin, 01 Mei 2017

Dungkung Livita Ngkabo Untuk Duta Genre 2017 SUL-TENG

Livita Ngkabo adalah salah satu Putri daerah kecamtan Bolano Lambunu tepatnya tinggal di Desa Lambunu Induk, yang saat ini lagi melanjutkan pendidikannya di salah satau Universitas Agama di Kota Palu yaitu di IAIN. Livita Ngkabo yang bisa di panggil Livi, ia juga aktirf di berbagai organisasi Kampus maupun Organisasi Daerah. Livi sangat berperan aktif di Organisasi daerah yaitu Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Lambunu (IPPML) sebagai Devisi INFOKOM.

Kali ini livi mencoba hal baru yaitu dengan mengikuti Iven Duta Genre 2017 Provinsi Sulawesi Tengah Jalur Pendidikan. tujuan livi mencoba mengasah kemampuanya di iven tersebut, membuktikan, bahwa putri daerah lambunu juga mampu bersaing dengan Putra Putri daerah lainnya yang ada di SULTENG, tentu ini menjadi salasatu kebanggaan masyarakat lambunu jika nanti livi mampu mendaptakan juara pada iven tersebut, dan juga bisa menjadi acuan bagi teman - teman dari lambunu untuk kedepannya bisa seperti saudara livita Ngkabo.

Maka dari itu, tentunya saudari livi sangat mengharapkan dukungan dan doa dari Msyarakat dan Teman - teman Lambunu, agar apa yang menjadi harapannya di Iven tersebut bisa tercapai.

By. Yahya P

Jumat, 07 April 2017

Sosialisasi SMK Al Khairat Lambunu || IPPM KEC. BOLANO LAMBUNU

10 Cara Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat

10 Cara Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat
10 Cara Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat - Pada dasarnya memang menentukan masa depan yang terbaik bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Hal tersebut paling sering terjadi bagi sobat - sobat yang baru saja lulus dari SMA / SMK. Biasanya masa depan yang diinginkan itu bergantung pada skill yang akan kalian kuasai kelak. Oleh karena itulah biasanya para siswa yang baru lulus tersebut akan sedikit kebingungan dalam menentukan universitas mana yang baik, jurusan apa yang mau diambil. dan mau kuliah dimana, dan lain sebagainya. Bahkan banyak diantara teman - teman saya yang berkata seperti ini "aduh, Gue salah ambil jurusan nich kayaknya!". Oleh karena itu sebaiknya kalian harus memikirkan terlebih dahulu jurusan apa yang ingin diambil oleh kalian. Jawaban itu sebenarnya ada pada diri kalian sendiri untuk membaca minat yang sesuai dengan jurusan kalian.

Memilih Jurusan Kuliah Dapat Melalui Berbagai Macam Cara

Dalam menentukan jurusan studi saat kuliah memang dapat ditentukan dengan berbagai macam cara. Kali ini kita mulai dari menentukan kualitas, biaya, pendapat dari para alumnas universitas, sampai dengan prospek ke depannya setelah lulus dari jurusan studi yang kalian pilih nanti. Sekarang ini sudah masuk era informasi, dimana kita sebagai pengguna di masyarakat dapat mencari informasi yang diharapkan dengan mudah melalui perkembangan teknologi. Kemudahan tersebut dapat kita gunakan untuk memilih jurusan studi yang akan ditentukan agar kalian tidak merasa salah mengambil jurusan studi.

Apa Yang Menjadi Faktor Penting Dalam Menentukkan Jurusan Kulliah?

Sebenarnya hal apa sajakah yang sebaiknya perlu untuk diketahui dalam rangka menetukan jurusan studi kuliah yang ideal bagi kalian? Nah, untuk menjawab hal tersebut, kali ini saya sudah membuat artikel mengenai 10 Cara Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat. Sebaiknya dibaca secara baik - baik dan diambil yang kalian rasa cukup penting.

10 Cara Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat

1. Kemampuan di Bidang Tersebut
Pastikanlah kalian memilih jurusan studi kuliah nanti di bidang yang kalian kuasai. Janganlah kalian mengambil resiko besar dalam jurusan hanya karena masalah gengsi dan hal - hal konyol lainnya. Jika dari awal kalian sudah kepayahan dalam hal tersebut maka kalian akan berakhir di 3 pilihan yaitu, kalau tidak mati muda, cepat tua, atau cepat botak! Yah namanya juga makan hati. Jika kalian memiliki keahlian dan minat di bidang teknologi jangan ragu untuk mengambil jurusan sistem informasi atau elektronik. Dengan memilih jurusan studi yang sesuai dengan kemampuan kalian, kalian tentu akan senang dalam menjalani hari - hari masa kuliah kalian. IP tinggi pun akan cenderung mudah didapat karena kalian memang memiliki kemampuan di bidang tersebut.
2. Ketertarikan dan Minat
Banyak sekali orang - orang yang mengambil jurusan studi kuliah didasarkan pada prospek kerja di masa depan oleh jurusan studi tersebut. Namun, kalian jangan lupa juga bahwa hal yang paling penting dan mendasar dalam menetukan pilihan jurusan studi kuliah adalah minat dan ketertarikan kalian terhadap bidang tersebut. Jika kalian memiliki ketertarikan akan bidang tersebut maka sepusing - pusingnya kalian, kalian tetap akan menikmatinya dan merasa senang sekaligus bangga. Dengan begitu maka penguasaan materi pun akan terasa mengalir, dan hasilya saat kalian sudah lulus, kalian akan menjadi lulusan yang menguasai teori bidang tersebut dengan baik. kompeten dalam implementasi praktek, siap bersaing secara global, serta memiliki minat ketertarikan yang besar akan bidang tersebut. Nothing to lose, isn't it?10 Cara Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat
3. Faktor Uang
Ini bisa jadi merupakan faktor yang tidak bisa kalian sangkal. Sebaiknya kalian harus perhitungkan masalah uang dalam memilih jurusan studi kuliah kalian. Kalian harus menghitung kira - kira apakah kalian sanggup dengan biaya kuliah di universitas tersebut. Terlebih lagi jika kalian memilih untuk kos, maka biaya hidup di kos tentu harus dipertimbangkan juga. Namun, kalain juga harus tahu bahwa faktor uang bukanlah segalanya! Jangan sampai karena faktor uang, lalu kalian menutup diri dari minat dan panggilan jiwa kalian terhadap jurusan studi tersebut. Kalian bisa mencari kemungkinan beasiswa dari jurusan yang akan kalian pilih tersebut. Uang dan ilmu, tetaplah lebih penting ilmu!
4. Komitmen
Ini juga sebaiknya kalian masukkan dalam aspek pertimbangan kalian dalam memilih jurusan studi kuliah kalian. Pertanyaan yang harus kalian jawab adalah seberapa jauhkah kalian berkomitmen untuk jurusan studi kuliah tersebut> Apa kalian yakin mau mengorbankan waktu kuliah kalian demi mempelajari ilmu tersebut? Apa kalian cukup sabar dalam menyelesaikan jurusan studi kuliah yang kalian pilih hingga memperoleh sarjana? Pastikanlah kalian akan selalu berkomitmen sebelum menentukkan jurusan.
5. Nilai-Nilai Yang Kalian Anut
Maksud dari nilai - nilai yang kalian adalah nilai - nilai yang berhubungan dengan sosial, kemanusiaan, dan religius. Mungkin istilahnya dalah panggilan jiwa. Mungkin saja kalian memiliki panggilan hidup untuk menolong anak - anak yang tergolong tidak mampu dan putus sekolah, maka tidak ada salahnya kalian mengambil
jurusan untuk menjadi seorang guru. Jika kalian memimpikan peningkatan kualitas hutan di Indonesia, kalian bisa mengambil jurusan ilmu kehutanan. Atau mungkin kalian memiliki panggilan hidup untuk menolong sesama dalam rangka menolong nyawa orang sakit di daerah tidak mampu, kalian bisa mengambil jurusan kedokteran.
6. Waktu dan Aspek-Aspek Praktikal Lainnya
Setiap jurusan tentu saja memiliki rentang waktu yang berbeda - beda untuk menyelesaikan suatu studi. Misalnya saja jika kalian ingin menjadi seorang dokter, kalian diharuskan kuliah dan praktek setidaknya 5 tahun sebelum kalian dapat bekerja sebagai dokter sungguhan. Nah, faktor waktu ini dipertimbangkan juga dengan faktor usia kalia dan tentu saja dengan target - target kalian di masa depan nanti. Contohnya saja kapan kalian akan menikah. ataukah bekerja, hidup mapan, serta berbagai hal lainnya
7. Masukan Dari Orang Lain
Kalian bisa meminta pendapat dan masukkan dari orang lain mengenai jurusan studi kuliah yang nantinya akan kalian ambil. Mereka akan memberikan masukkan mengenai baik dan buruknya bidang studi kuliah tersebut. Mungkin saja orang yang kalian minta pendapatnya tersebut dapat melihat lebih jeli mengenai kelebihan - kelebihan yang kalian miliki dibandingkan dengan diri kalian sendiri. Cobalah untuk menyelaraskan pendapat tersebut dengan minat dan tujuan kalian.
8. Pertimbangan-Pertimbangan Spiritual dan Agama
Nilai spiritual dan agama tentu saja merupakan unsur dan faktor yang penting di dalam masyarakat di Indonesia. lalu apa hubungannya dengan memilih jurusan kuliah yang tepat? Begini, dalam kasus tertentu bisa saja jurusan yang hendak kalian ambil dengan kualitas yang terbaik berada di Universitas yang dinaungi oleh lembaga keagamaan yang berbeda dengan kepercayaam kalian. Ini bisa saja menimbulkan konflik batin dalam diri kalian. Dalam kasus tertentu bisa saja berakibat pada hubungan sosial masyarakat! Walaupun memang kemungkinannya kecil karena Indonesia memiliki toleransi beragama yang cukup.
9. Situasi Global Internasional, Nasional, dan Lokal
Kalian harus menyadari dimana masa kalian hidup saat ini. Bidang apakah yang sekiranya dibutuhkan saat zaman ini? Apa jurusan yang sekiranya akan menjanjikan prospek hidup nyaman? Pertimbangkan juga kalian ini hidup di negara mana? Kota mana? Contoh di negara Indonesia biasanya para pekerja IT kurang dihargai dan dituntut serba bisa! Sebaiknya kalian cari di forum - forum pengalamn - pengalaman orang - orang yang bekerja pada bidang yang kalian inginkan. Pandai - pandai memprediksi sekiranya jurusan apa yang nantinya akan dibutuhkan dan memberikan kontribusi vital.
10. Persiapkan Alternatif
Jika karena beberapa hal dan pertimbangan, akan mengakibatkan kalian tidak memasuki jurusan kuliah di Universitas tertentu. Kalian sebaiknya mempersiapkan alternatf atau rencana cadangan. Mungkinkah kalian mengambil jurusan lain? Atau menunda kuliah tahun ini dan mencobanya di tahun berikutnya? Dengan adanya rencana alternatif maka kalian akan lebih percaya diri dan siap secara mental dalam membuka peluang yang pada awalnya tidak kalian sadari.