Senin, 08 Oktober 2018

IPPML Kujungi Pengungsian Di Desa Baiya Kecamatan Tawaili


Penyerahan bantuan logistik oleh pengurus IPPML kepada bapak Ramza selaku
penanggung jawab di posko pengungsian

IPPML datangi sekaligus memberikan bantuan kepada penggungsi di Desa Baiya Kecamatan Tawaili, tempat penggungsianya berada di atas pegunungan jauh dari pedesaan. (08/10/2018)

Menurut Tim relawan IPPML, akses menuju ketempat pengungsian tersebut, sangat jauh dan melewati jalanan yang berbatuan. Disana pengungsinya masih kurang mendapatkan bantuan dari pemda ataupun relawan - relawan yang ada.

"Jalan menuju kepengungsian itu, lumayan jauh dan melalui jalan setapak tanpa aspal, berbatuan pula". Ungkap Sumar

Menurut pak Ramza sala satu warga pengungsi sudah 2 orang meninggal dunia di tempat pengungsian tersebut, dikarenakan sakit perut dan yang satunya tidak di ketahui sakit apa. Mereka juga masih sangat kurang mendapatkan bantuan.

"Di pengungsian sini sudah dua orang meninggal, sala satunya berasal dari Moutong, penyebabnya karena sakit perut dan yang satunya saya tidak tau penyebab kematiannya". Jelas Ramza

Ramza juga berharap ada bantuan tenda dan penerangan, karena di tenda tersebut di huni sampai 5 KK, sehingga sangat tidak memungkinkan. Dan yang sangat dibutuhkan adalah bantuan logistik seperti beras, mie dan air mineral serta pakaian.

"Kami disini sangat membutuhkan bantuan tenda dan penerangan, karena kita disini tidur di satu tenda ada 5 KK, dan yang terpenting juga sembako serta pakaian". Tutup Ramza

(Ditulis Oleh : Yahya P)

Berikut kondisi tenda pengungsian di desa baiya



Minggu, 07 Oktober 2018

Galeri IPPML Peduli Palu

Seluruh rangkaian aktivitas pengurus IPPML dalam rangka menyalurkan bantuan kerpada masyarakat yang terkena bencana Gempa, Tsunami dan Lumpur.







































IPPML Galang Dana Untuk Bencana Di Kota Palu

Aksi penggalangan dana oleh pengurus Koordinasi IPPML Kec. Bolano Lambunj Di Depan Pertamina Lambunu


Gempa bumi dan tsunami melanda Kabupaten Sigi, Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/09/2018)
Hal itu membuat wilayah tersebut hancur dan mengakibatkan sejumlah warga menjadi korbannya.
Sejumlah masyarakat di berbagai daerah pun berempati atas kejadian tersebut dengan memanjatkan doa dan menggalang dana untuk korban bencana di Donggala dan Palu.
Salah satunya adalah kami dari Seluruh Gerakan Pemuda LAMBUNU yg ada di kecamatan Bolano Lambunu, Serta Pengurus IKATAN PEMUDA PELAJAR MAHASISWA LAMBUNU (IPPML).

Aksi penggalangan dana dilakukan dengan membawa spanduk yg bertuliskan pray for palu, sambil meminta sumbangan kepada para pengguna jalan yang melintas.
Kami melakukan aksi penggalangan dana untuk korban gempa Donggala dan Palu di beberapa titik strategis di wilayah Kec. Bolano Lambunu. (04/10/2018)
"Ini sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan kita untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," Ucap teman, Salah satu Orator kami" Kamis(04/10/2018).
Aksi sosial yang kami lakukan ini adalah bentuk rasa kepedulian kami selaku Pemuda yg ada di wilayah kec. Bolano Lambunu terhadap korban gempa Palu. 'Ucap saya kepada teman2 yg di lokasi.
Hingga siang hari, total dana sumbangan yang terkumpul Rp 14.798.500
Kami menjelaskan, dana sumbangan yang terkumpul nantinya akan langsung disalurkan ke lokasi bencana. Yg akan di bawa langsung Pengurus Besar IPPML serta sejumlah Pemuda yg siap jadi Relawan yg ada di Kec. Bolano Lambunu. Seluruh dana yang terkumpul dari berbagai komunitas dan Relawan, Seperti KSG dan RESPEK PEDULI.
"Semoga apa yang kami lakukan ini bisa meringankan beban saudara kita di sana" (Pesan dari semua teman yg berjuang hari ini)
"Kami membuka pintu bagi semua warga Kec. Bolano Lambunu untuk dapat memberikan bantuan dan dukungan untuk meringankan beban derita saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah yang tertimpa bencana alam, Yg di setiap desanya kami punya satu pos," kata YAHYA PRIANTO (KETUA UMUM IPPML).



(Di tulis Oleh : Wandi Saputra )




IIPPML Peduli Gempa Palu - Donggala


Penyerahan bantuan sembako kepada pengungsi korban gempa di daerah birobuli Kota Palu, oleh pengurus besar IPPML


Tenda kecil ini adalah saksi kita untuk dunia ini, menjadi saksi kelak nanti kita telah tiada. Pemuda yang selalu mengorbankan kepentingannya demi kebutuhan orang lain, pemuda yang tak pernah lelah membantu sanak saudaranya yang sedang berduka.
Mereka adalah pemuda yang sadar akan fungsi mereka, yang sadar bahwasannya pemuda punya banyak ergi dan kekuatan yang bgtu besar untuk bisa bermanfaat bagi daerahnya.
Lari dari persoalan/masalah bukan solusi bagi kita sebagai pemuda, bukan kah persoalan itu adalah tantangan bagi kita untuk menguji kemampuan kita. Saya percaya Pemuda punya banyak cara untuk memecahkan masalah, karena dari masalah/persoalanlah kita akan di bentuk dan mampu mendewasakan diri kita.
Kita pemuda harus mampu melahirkan solusi, karena kita sadar kita adalah pemuda yang terdidik dan sudah tersaring dari berbagai macam organ. Tidak ada lagi keraguan dan takut pada diri kita untuk bertindak dan terus berbuat. Hari ini bukan lagi teori yang dilahirkan, namun perbutan kita yang nyata kita lakukan untuk orang banyak.
Semangat yang selalu mengebuh - gebuh telah tertanam dalam diri kita, sehingga loyalitas dan konsiten kita susah akan terpecahkan. Hari ini seakan - akan kita tidak memikirkan lagi keselamatan diri kita, namun itu semua saya yakini adalah bagian dari semangat pemuda yang lahir dari kesadarannya sendiri.
IPPML selalu mengajarkan kita untuk selalu bertindak dan bertindak, berbuat nyata, dan tanpa mengeluh. Selalu mengarjakan kita untuk selalu bersama dalam suka maupun duka, mengajarkan kebersamaan itulah yang mampu membuat kita hari ini kuat, karena kebersamaan dalam mengerjakan semua hal.

Ingat, di tangan kita sangat banyak orang yang menggantungkan hidupnya atau masa depannya, jika hari ini kita hanya diam, maka semua harapan yang ada pada kita akan hilang begitu saja. Jangan takut berbuat, sekecil apapun itu, setidak bermanfaat bagi orang lain.

(Ditulis Oleh : Yahya P)